Indah Pada Waktunya


Temen gw : Indra, baru Gini aja udah ngeluh. stop complaining at all!!

Gw : yah abis gimana lg kok akhir akhir ini banyak masalah. Pusing mikirinnya!!

Temen Gw : Yaelah indra..Semua akan Indah Pada Waktunya kok. Nyante saja!!!

hm, “Indah Pada Waktunya”. All will be beautiful in time. Entah kenapa, saya merasa kalimat semacam ini adalah mantra. Seperti ada sebuah sihir memikat yang terkandung dalam setiap katanya. Tidak salah lagi. Ketika seseorang sedang sedih atau tertimpa musibah, sometimes orang tersebut mencoba menghibur dirinya sendiri dengan kalimat ini. Seolah mencoba menyemangati diri dan berlindung di balik kalimat ini. Tidak ada yang salah. Hal yang wajar ketika seseorang mencoba membangun sebuah benteng imunitasnya ketika beraneka virus-virus masalah menyerangnya. Semua ini merupakan salah satu bentuk bagaimana seseorang tetap bertahan atau survive. Tentunya kalimat sakti ini akan terwujud bila Orang orang tersebut adalah orang yang menurut saya bukan bercitra “Yes Man”. “Yes Man” bagi saya adalah Orang orang yang hidupnya selalu iya-iya saja tanpa ada sebuah aksi yang nyata.  Hidupnya ibarat keset yang tanpa bisa menolak untuk terus diinjak. Tipe Orang yang tidak pernah mengais benang hikmah yang terurai di dalam jaring kehidupan. Tidak pernah melihat ada peluang di baliknya meskipun terasa begitu sulit. Hal yang berbeda bila mantra  ini diresapi oleh orang orang yang berjiwa lapang. Hatinya selalu welcome memberi wadah terhadap segala musibah yang silih berganti menghampirinya. Orang bertipe semacam ini biasanya selalu memandang bahwa bencana yang menimpanya adalah batu pijakan-dimana satu ayunan langkah selanjutnya akan menuai keberhasilan dari benih benih kesialannya. kalau boleh dibilang, mereka adalah gladiator (mudah-mudahan asosiasinya gak terlalu jauh yah hehehe. awalnya sih survivor tapi kok kurang rada pas yah). Mengapa saya menyebut gladiator?? Yah, sebab mereka adalah orang-orang yang pandai mengendalikan diri. Tidak gampang emosi dan Selalu berpikiran positif. Bangkit ketika terdesak serta mempunyai jurus-jurus lain untuk merobohkan tembok masalah yang menghadangnya.

Well, Banyak hal yang mungkin sulit dimengerti oleh alam pikiran kita tentang kehidupan ini. In simple way, Seringkali kita marah mengapa hari ini tiba-tiba hujan. Tetapi siapa yang menyadari bahwa sesudahnya Tuhan akan menghadirkan pelangi di langit untuk kita. Itulah Cara Tuhan. Semua berjalan dengan skenario terbaik-Nya. Tidak ada yang sia-sia. Sesuatu yang diawali dengan jerih payah tentu akan sebanding dengan pengorbanan setelahnya.  Tuhan tidak akan menimpa suatu kaum sebuah masalah bila kaum tersebut tidak mampu menanggungnya. that’s why mengapa manusia selalu terbatas dalam hidupnya. Fitrah yang secara alami terpatri dalam diri kita.

Indah pada waktunya

Catatan di suatu senja
8 Juli 2010

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Galeri | Pos ini dipublikasikan di My Story dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Indah Pada Waktunya

  1. Ping balik: Indah Pada Waktunya (2) | Beta Cinta Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s