Maria Sharapova

Saya mengidolanya ketika dia pertama kali menjadi juara Wimbledon tahun 2004 dengan mengalahkan Serena Wiliams. Keberhasilannya di Wimbledon menjadikannya dia sebagai ikon baru di dunia tenis. Boleh dibilang dia adalah salah satu obat atas lara penggemar tenis yang rindu akan hadirnya Martina Hingis baru. Maria tidak hanya memiliki paras yang jelita tetapi permainannya juga memukauLanjutkan membaca “Maria Sharapova”

Beri peringkat: