Ibu


Ibu,

Kalau aku merantau lalu datang musim kemarau
sumur-sumur kering, daun pun gugur bersama reranting
hanya mata air airmatamu, ibu, yang tetap lancar mengalir

bila aku merantau
sedap kopyor susumu dan ronta kenakalanku
di hati ada mayang siwalan memutikkan sari-sari kerinduan
lantaran hutangku padamu tak kuasa kubayar

ibu adalah gua pertapaanku
dan ibulah yang meletakkan aku di sini

saat bunga kembang meyemerbak bau sayang
ibu menunjuk ke langit, kemudian ke bumi
aku mengangguk meskipun kurang mengerti

bila kasihmu ibarat samudera
sempit lautan teduh
tempatku mandi, mencuci lumut pada diri
tempatku berlayar, menebar pukat dan melempar sauh
lokan-lokan, mutiara dan kembang laut semua bagiku

kalau aku ikut ujian lalu ditanya tentang pahlawan
namamu, ibu, yang kan kusebut paling dahulu
lantaran aku tahu
engkau ibu dan aku anakmu

Bila aku berlayar lalu datang angin sakal
Tuhan yang ibu tunjukkan telah kukenal

Ibulah itu
Bidadari yang berselendang bianglala
Sesekali datang padaku
Menyuruhku menulis langit biru
Dengan sajakku

Puisi yang menyentuh hati saya-yang membuat aku kangen madura ketika di perantauan. Pertama kali dengar puisi ini ketika teman sekelas saya dari kampung yang jauh dari kota, mendeklamasikan puisi ini di depan kelas. Seperti sebuah kesengajaan, guru menunjuk teman saya ini karena dia tinggal satu kampung dengan penyairnya. Ketika teman saya mendeklamasikan puisi ini, saya pun hanyut dan di benak saya muncul siluet sebuah kampung siwalan. terus sebuah Lembah dan bukit yang tandus dan Gersang. Pohon-Pohon meranggas. perkampungan miskin dengan penduduknya yang tetap bersahaja. Petani yang bertahan hidup dengan sapinya. Gemuruh Ombak di belakang bukit. hm puisi yang benar-benar madura banget.

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s