Baca Tentang Air Yang Tak Bercampur di Al-Qur’an, Prof. Jacques-Yves Costeau (Oceanografer) Masuk Islam


Seorang pakar kelautan terkemuka dunia, Prof. Jacques-Yves Costeau menyatakan betapa terpesonanya ia kepada Al-Quran yang telah memberikan jawaban dari pencariannya selama ini.

Prof. Jacques Yves Costeau seorang oceanografer. Siapapun yang suka dengan Discovery Channel, pasti tidak asing lagi dengan sosok ini. Ketika sedang menyelam menemukan beberapa mata air tawar di tengah kedalaman lautan. Mata air tersebut berbeda kadar kimia, warna dan rasanya serta tidak bercampur dengan air laut yang Lainnya.

“In 1962 German scientists said that the waters of the Red Sea and the Indian Ocean did not mix with each other in the Strait of Bab-ul-Mandab where the Aden Bay and the Red Sea join. So we began to examine whether the waters of the Atlantic Ocean and the Mediterranean mixed with each other. First we analyzed the water in the Mediterranean to find out its natural salinity and density, and the life it contained. We repeated the same procedure in the Atlantic Ocean. The two masses of water had been meeting each other in the Gibraltar for thousands of years. Accordingly, the two masses of water must have been mixing with each other and they must have been sharing identical, or, at least, similar properties in salinity and density. On the contrary, even at places where the two seas were closest to each other, each mass of water preserved its properties. In other words, at the point where the two seas met, a curtain of water prevented the waters belonging to the two seas from mixing”

Bertahun-tahun ia berusaha mengadakan penelitian dan mencari jawaban misteri tersebut. Sampai suatu hari bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia menjelaskan tentang ayat Al-Quran Surat Ar-Rahman ayat 19-20:

مَرَجَ ٱلۡبَحۡرَيۡنِ يَلۡتَقِيَانِ (١٩) بَيۡنَہُمَا بَرۡزَخٌ۬ لَّا يَبۡغِيَانِ (٢٠)

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, (19) antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing [2]. (20)

Dan surat Al-Furqon ayat 53 :

وَهُوَ ٱلَّذِى مَرَجَ ٱلۡبَحۡرَيۡنِ هَـٰذَا عَذۡبٌ۬ فُرَاتٌ۬ وَهَـٰذَا مِلۡحٌ أُجَاجٌ۬ وَجَعَلَ بَيۡنَہُمَا بَرۡزَخً۬ا وَحِجۡرً۬ا مَّحۡجُورً۬ا

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan, yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antar-keduanya dinding dan batas yang menghalang.”

Terpesonalah Mr. Costeau dengan keajaiban ayat-ayat tersebut sampai ia masuk Islam.

Ok bro, see this wonder. We just have to open our eyes, our hearts, and minds. If we just look quiet, we’ll see the sign. We can’t keep hiding from the truth. Isn’t this proof enough for us??

Subhanallah Allah Maha Besar dan Maha Tinggi Ilmu-Nya. Dalam Firman-Nya, Allah menjelaskan dengan begitu mudahnya kepada kita dan gak rempong untuk dicerna agar kita mengambil pelajaran.

Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.
(QS. Shaad, 38: 29)

Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.
(QS. Al-Jaatsiyah, 45: 13).

So, Will we pretend with this fact? And then
To push it all aside..
No..

diolah dari berbagai sumber.

Bintaro dalam Damai

13-08-2011 : 05.45 WIB

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s