Sejarah Kiblat Masjid Sana’a di Yaman


Sebuah pesan dari BBM (blackberry messenger) masuk di hape saya. Pesan chat dari sebuah grup dalam kontak saya. Teman saya memberi informasi tentang keislaman Sunita Williams, wanita berdarah India Slovakia atau Slovenia yah, Agak lupa hehehe. Sunita Williams ini adalah astronot NASA yang memecahkan rekor terlama berada di angkasa selama 195 hari untuk astronot wanita. Sebenarnya berita ini sudah agak lama sekitar tahun 2007. Waktu itu emang lg heboh di milis dunia maya seputar keislaman Sunita gara gara lihat kota Makkah yang terang benderang dari angkasa. Banyak yang bilang berita ini hoax atau fake karena belum ada bukti nyata langsung pernyataan dari Sunita. Karena saya dapat pesan berantai dari blackberry messenger, saya mencoba mencari kebenaran berita tersebut melalui video di youtube tentang Sunita Williams. Tidak ada video yang menyatakan dia masuk islam, yang ada hanya video gambar permukaan bumi yang diambil dari angkasa oleh Sunita. Di sela sela dalam kesempatan mencari video sunita, Tidak sengaja saya menemukan sebuah video judulnya Google earth Islamic miracle. Kalau dilihat artinya kurang lebih keajaiban islam dari google earth. Maksudnya apa ya?? Pikiran saya membayangkan ah paling juga gambar tentang permukaan bumi yang berisi daratan dan lautan. Setelah saya download video tersebut, ternyata tentang video sejarah Masjid yang kiblatnya menghadap ke arah Puncak Mount Deyn. Whatttt!!!. Bukannya kakbah. Setelah menyaksikan seluruh videonya, Subhanallah, video ini sangat menarik karena ada  unsur historisnya di dalamnya. Cocoklah dengan saya yang suka sejarah. Semoga jadi sesuatu yah.

Dahulu kala sekitar 1400 tahun lalu, kamu tahu sendiri bahwa peta yang menggambarkan permukaan bumi belumlah mumpuni seperti sekarang. Selain itu juga tidak ada manusia di dunia yang dapat menarik garis lurus di permukaan bumi antara dua kota yang berjauhan, kecuali dengan bantuan peta yang terperinci. Kini lebih dimungkinkan karena teknologi pesawat terbang, satelit, dan pengetahuan tentang garis lintang dan bujur, serta tinggi permukaan tanah telah ada. But wait….ternyata dahulu kala sekitar 1400 tahun yang lalu ada seseorang yang telah melakukan hal ini meski semua ilmu pengetahuan diatas belum ada. Orang ini adalah Nabi Muhammad SAW. My Prophet and the Messenger Of Allah.

Tahu sendiri kan kalau Allah SWT telah memerintahkan bahwa umat Islam kalau shalat harus menghadap ke arah Ka`bah di Masjidil Haram, di Makkah sono karena telah ditetapkan sebagai arah patokan kiblat bagi semua umat islam. Setelah kemenangan (Fatih Makkah) banyak orang yang datang dan masuk Islam. Kemudian, Nabi SAW mulai mengirim guru agama kepada orang-orang untuk mengajarkan mereka tentang Islam. Salah satu dari mereka adalah Wabr bin Al-Khozaee Yohanas yang oleh Nabi SAW di tugaskan ke Yaman (Sana’a). Ia diperintahkan untuk mengajar orang-orang Yaman dan membangun sebuah masjid disana, dimana sebelumnya Nabi SAW sendiri telah mendefinisikan kepadanya. Dalam riwayat Attabarani, Rasulullah SAW memerintahkan Wabr bin Al-Khozaee Yohanas supaya membangun sebuah masjid di taman bernama Bathan di daerah Sana’a yg terletak di negeri Yaman. Baginda mengarahkan supaya qiblat masjid itu menghadap ke puncak gunung Deyn yg terletak sekitar 30km dari San’aa. Menariknya Nabi Muhammad waktu itu berada di Madinah Al Munawarrah

Untuk menjelaskan, Al-Hafez Al-Rahzey mengatakan dalam bukunya “Sejarah Sana’a” bahwa Nabi SAW memerintahkan Wabr Al-Khozaee bin Yohanas untuk membangun sebuah masjid di Bathan taman, dimana ditemukan sebuah batu di Gamdan yang menghadap ke sebuah gunung yang dikenal dengan nama Deyn.

Nah Empat belas abad kemudian, Google Earth membuktikan kebenaran Rasulullah SAW tersebut. Melalui rekaman satelit, dapat di lihat dengan jelas bagaimana qiblat masjid ini yang di perintahkan oleh Nabi SAW menghadap ke puncak gunung Deyn, apabila di lanjutkan, ia akan langsung menghadap ke tengah Kakbah di Baitullah. Subhanallah, I see this wonder. Semoga jadi sesuatu yah.

Dan katakanlah, “Segala puji bagi Allah, dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan.” (QS. An-Naml: 93)

Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu?” Perhatikanlah bagaimana Kami berkali-kali memperlihatkan tanda-tanda kebesaran (Kami), kemudian mereka tetap berpaling (juga).(QS. Al-Anaam, 6: 46)

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s