Indahnya berMimpi


Anak Pulau

Melompat dari kapal

Mungkin bagi kamu yang masih hidup di tahun 90-an, pasti tidak asing lagi dengan serial “Anak Seribu Pulau. Itu lho film edukasi tentang anak-anak dari berbagai pulau di Indonesia dengan keanekaragaman budayanya. Film tentang Indah dan dukanya menjadi anak-anak pulau Indonesia. Tak hanya itu. Keindahan Alam Indonesia yang corak ragamnya luar biasa turut memperkaya serial ini. Hampir setiap tayangannya, saya tidak pernah melewatkan untuk menonton serial ini yang disiarkan tiap hari minggu. Serial ini jugalah yang menginspirasi saya untuk jalan-jalan keliling Indonesia. Dulu sering takjub kalo pas ngeliat anak-anak Indonesia Timur. Mereka unik dan berbeda dengan anak Jawa. Meskipun serba kekurangan, selalu tetap ceria dengan senyuman khasnya. Bikin iri lagi  pas lihat mereka yang masih kecil-kecil tapi sudah pandai berenang di laut. Kecil-kecil tapi sudah jago manjat pohon kelapa, potong sagu dan menari. Main kejar-kejaran di hutan dan kecipak sungai. Tapi yang bikin sedih saya, kalo pas ngeliat mereka harus berjalan kaki berkilo-kilo meter untuk pergi ke sekolah. Naik perahu rakit lagi. Belum sekolahnya yang berdinding papan. Reot lagi. Terus ada yang tiga kelas jadi satu ruangan dengan satu guru. Duh mirisnya. Ingin rasanya pergi kesana dan ikut berbagi dengan mereka.

Dulu impian saya kalo pas ngeliat serial ini, pengen jalan2 ke flores, Maluku dan Irian Jaya. Di flores saya pengen banget lihat Danau Kelimutu yang airnya memiliki tiga warna. Kalau gak salah gambar danau tersebut ada di uang kertas 5000 rupiah. Kalau Irian dan Maluku, saya pengen main-main di pantainya. Pengen nyoba makan sagu langsung dari tempatnya. Sempat merengek ke ortu, agar saya bisa dibawa jalan-jalan kesana. Ortu saya cuma bilang, “kalo kamu pengen kesana kudu harus rajin belajar, jadi orang pinter!! karena orang pinter itu bisa kemana-mana kayak presiden yang bisa keliling dunia”. Selalu dengan kalimat itu. Sampe gw bosen dengerinnya. Namanya juga orang tua, pasti ngasih taunya yang baik-baik. Lagian petuah orang tua saya tersebut memang ada benarnya. Gak ada yang salah. “Taruh mimpi kamu itu dalam hati dan pikiran kamu. Nanti kamu kelak akan kesana”, Kata papa saya.

Serial Anak Seribu Pulau

Serial Anak Seribu Pulau

Dari kecil orang tua saya memang selalu mengajarkan ke saya untuk selalu bermimpi. Kalau pengen sesuatu, yah bermimpi. Walau dari semua mimpi tersebut, hanya sebagian yang terkabul. Dulu mimpi pengen tahu rasanya naik pesawat terbang. Akhirnya mimpi itu terlaksana juga pas saya diterima kuliah di Balikpapan. Kalo pas mudik atau liburan kuliah saya bakal naik pesawat. Pernah mimpi juga pengen tahu Indahnya Jembatan Musi, eh sampe Juga ke Palembang Pas diklat Pra-Jabatan. Trus pengen  tahu rasanya naik kapal di Sungai Kapuas, itu lho Sungai terpanjang di Indonesia. eh kesampaian juga pas ada acara sosialisasi di Pontianak. Pengen tahu hiruk pikuknya Pasar Terapung di Sungai Barito, yang sering jadi iklannya RCTI, eh yang ini belum kesampaian hehehe. Doaen yah one day saya bisa kesini, Amin banget seribu kali hehehe. Pas waktu SMA, pernah baca salah satu artikel koran di Jawa Pos tentang Kota Singkawang. Katanya kota ini penduduknya Tionghoa sekitar 80% dan penduduknya berbahasa cina. Orang cina disana miskin-miskin. Beda sekali dengan penduduk Tionghoa di Jawa yang pada kaya raya. Waooo baca artikelnya dah bikin takjub dan penasaran. Secara saya juga pengen mahir berbahasa mandarin. Mimpi lagi deh tentang Singkawang. Apalagi pas lihat film yang dibintangi Leony tentang  perdagangan anak Tionghoa Singkawang ke Taiwan, bikin keinginan pergi ke singkawang tambah menggebu-gebu. Dan Mimpi ini akhirnya terkabul juga pas saya dapat penempatan kerja disana. Lagi-lagi karena mimpi.

Jembatan sungai Musi

Jembatan sungai Musi

Sungai Kapuas

Sungai Kapuas

Semarak Imlek Singkawang

Kenangan Naik Pesawat

Well, sobat!! setiap keinginan yang dilandasi dengan rasa sungguh-sungguh untuk mewujudkannya, InsyaAllah bakal terkabul. Rasa sungguh-sungguh itu harus diwujudkan dengan aksi nyata sebagai katalisator terhadap mimpi tersebut. Di dunia ini gak ada yang serba kebetulan. Mau ke Surga yah mesti usaha dong. Gak ada ceritanya orang Jahat bisa masuk Surga. So, Wujudkan mimpimu dengan aksimu. Dengan demikian tanpa disadari, alam bawah sadarmu akan menggerakkan kamu kesana atau meminjam istilah kata Pak Yohanes, Tentor Olimpiade Fisika Indonesia yaitu kamu lagi Mestakung. Semesta Mendukung.

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Indahnya berMimpi

  1. Adie Riyanto berkata:

    eh sama dong, serial anak2 favoritku pas kecil juga Anak Seribu Pulau. Dan serial inilah perkenalan pertama kali dalam hidupku mengenal film dokumenter. pas ke Sumatera Barat bulan Februari lalu sebenere ingin banget ke Jembatan Akar yang di Padang. Tapi waktunya kurang, aku jalannya sampai Payakumbuh juga soalnya, mungkin kapan-kapan mau ke sana lagi sekalian mau ke Sikuai😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s