My Hometown : Sumenep


Do you know where I live? Mungkin bagi anda ini tidak terlalu penting. Tidak apa. Saya hanya ingin berbagi cerita tentang “my hometown” saya sekarang. Alasannya kalau saya ditanya teman kerja dan teman-teman kampus selalu gak ngeh dengan tempat tinggal saya yaitu di kabupaten Sumenep. Daripada saya jelas-jelasin capek-capek ke mereka maka dengan sengaja saya bikin blog tentang my hometown. Jadi, kalo mereka pada nanya, biar saya jelasin lewat situs pribadi saya. Habis mereka nanyanya berulang-ulang sih. Selain alasan dari itu, alasan paling sebenarnya adalah ingin mempopulerkan kabupaten saya sekaligus untuk memberi pemahaman geografi yang baik bagi mereka yang gak tahu letak kabupaten yang saya sedang diami saat ini. So, nanti kalau ditanya orang dimana-mana dan pas saya jawab sumenep, mereka pada jawab “Ooo Sumenep tuh yang ada di Pulau Madura yah??”. Kalau gini dengernya, saya kan jadi senang. Berasa hometown saya sudah dikenal seluruh dunia, halah lebay!! Oke bro dan sista nih saya beri sekilas pengenalan my hometown. Lengkap dengan peta-petanya, semoga membantu.

Yang dilingkari warna merah merupakan wilayah administrasi kabupaten sumenep

BATAS WILAYAH ADMINISTRASI

Letak Kabupaten Sumenep yang berada diujung Timur Pulau Madura merupakan Wilayah yang unik karena selain terdiri wilayah daratan juga terdiri dari kepulauan yang tersebar berjumlah 126 pulau . Kabupaten ini memiliki 27 kecamatan, baik di daratan Pulau Madura maupun di gugus kepulauan.

Gugusan pulau-pulau yang ada di Sumenep, Pulau yang paling utara adalah Pulau Karamian yang terletak di Kecamatan Masalembu dengan jarak ±151 Mil laut dari Pelabuhan Kalianget, dan pulau yang paling Timur adalah Pulau Sakala dengan jarak ±165 MiI laut dari Pelabuhan Kalianget. Sumenep memiliki batas-batas sebagai berikut :
1. Sebelah selatan berbatasan dengan : – Selat Madura
2. Sebelah Utara berbatasan dengan : – Laut Jawa
3. Sebelah Barat berbatasan dengan : – Kabupaten Pamekasan
4. Sebelah Timur berbatasan dengan : – Laut Jawa / Laut Flores

Secara Geografis, Kabupaten Sumenep terbagi atas 2 bagian :

* Bagian Daratan
Bagian Daratan, dengan luas 1.146,927065 km2 terbagi atas 18 kecamatan, yaitu Ambunten, Batang-Batang, Batu Putih, Bluto, Dasuk, Dungkek, Ganding, Gapura, Guluk-Guluk, Kalianget, Lenteng, Manding, Pasongsongan, Pragaan, Rubaru, Saronggi, batuan, dan Sumenep Kota

* Bagian Kepulauan
Bagian Kepulauan, dengan luas 946,530508 km2 terbagi atas 9 kecamatan, yaotu : Arjasa, Gayam, Giligenteng, Masalembu, Nonggunong, Raas, Sapeken, Talango,, dan Kangean.

Jumlah pulau di Kabupaten Sumenep sebanyak 126 pulau, terdiri atas :
· Berpenghuni : 48 pulau
· Tidak Berpenghuni : 78 pulau (ayo2 yang mau invest wisata bahari disini).
· Bernama : 104 pulau
· Tanpa Nama : 22 pulau

• Ketinggian Wilayah

Luas Daerah Berdasarkan Ketinggian Tempat Di Kabupaten Sumenep Tahun 2005

No

Ketinggian tempat
(Meter Di Atas Permukaan Laut)

Luas

(Km2)

(%)

1.

0 – 25 (DPL )

980,40

49,05

2.

25 – 50 (DPL )

338,38

16,93

3.

50 – 100 (DPL )

383,50

19,19

4.

100 – 500 (DPL )

296,36

14,83

JUMLAH

1.998,54

100

Dari tabel di atas dapat dijelaskan bahwa Daerah paling tinggi di Sumenep yaitu 500 meter diatas permukaan laut, so masih tergolong daerah dataran rendah. Jadi di sumenep gak ada gunung. Tapi rakyat sumenep bilang kalo di sumenep ada 2 gunung yaitu gunung kembar dan Gunung Payudan.Bagi saya, dua nama gunung tersebut bukan gunung melainkan sebuah bukit karena tingginya tidak sampai 1000 meter di atas permukaan laut.

Sumenep adalah kabupaten di pulau Madura yang sejak dulu tercatat sebagai daerah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya paling besar di Madura. Ini dikarenakan kabupaten ini memiliki sumber gas dan minyak yang cukup besar yang ada di pulau Pagerungan. Apalagi disini sudah 11 blok migas Madura di Kab Sumenep yang sudah ditawarkan joint operation dengan pihak asing (Kapan yah qta bisa mandiri dengan menggunakan peralatan migas sendiri)

Masyarakat kabupaten Sumenep terkenal sangat ramah, mungkin disebabkan adanya pengaruh budaya kalem keraton Jawa yang dianut masyarakat, terutama para bangsawan dan abdi dalem Keraton Sumenep. Teman saya aja sampe heran masa di madura ada keraton. Yaelah emang keraton cuma milik jogja dan solo. Gara2 ada keraton di sumenep, logat bahasa maduranya halus dan gak medok kayak orang2 madura barat yang suaranya mendayu-dayu hehehe.

Lambang Kota Sumenep

ARTI LAMBANG
ARTI LAMBANG DAERAH KABUPATEN SUMENEP
SK DPRD-GR Tanggal 25 Mei 1965
NO.:3/II/20DPRD-DR/65/2820
Bentuk Lambang
Berbentuk “PERISAI” dengan mempunyai 5 (lima) sudut. Makna Perisai melambangakan senantiasa kesiapsediaan dan keberanian masyarakat dan daerah tingkat II Sumenep untuk mempertahankan diri dari setiap gangguan kedzoliman serta mempertahankan keunggulan dan kemakmuran daerah.
Makna dan Kemakmuran daerahMakna dari 5 (lima) sudut perisai melambangkan dasar yang akan ditaati dan akan dipertahankan oleh masyarakat daerah tingkat II Sumenep, ialah falsafah dasar Negara Kita Pancasila. Karena itu maka sudut 5 (lima) yang melingkari dan merupakan bentuk dari perisai tersebut.
Versiering isi perisai :
Terdapat gambar KUDA BERSAYAP yang berwarna kuning emas, diambil dari lambang kepahlawanan terkenal di daerah tingkat II Sumenep yang ada hubungannya dengan cerita kuno yaitu kuda Skati dari Pahlawan Putra Sumenep DJOKO TOLE (Aria Panole) dengan lukisan kuda itu melambangkan jiwa keberanian dan patriotisme mesyarakat daerah Tingkat II Sumenep, dan sayap dari kuda itu melambangkan jiwa penuh dinamika. Sedang warna kuning melambangkan dasar mengagungkan Tuhan Yang Maha Esa yang menyoroti setiap gerak dan usaha Daerah Tingkat II Sumenep. Selaras pula dengan dasar pertama dari Pancasila. Selain gambar lukisan kuda bersayap berwarna kuning emas tersebut, ditetapkan pula adanya PITA yang berisikan tulisan SUMEKAR (Nama Sumenep diwaktu jaman nenek moyang kita).Makna dari kata Sumekar itu ialah senantiasa berkembang (mekar) yang sesuai sekali dengan perkembangan revolusi nasional kita yang terus berkembang “in the rising deman” mencapai terwujudnya cita-cita Pancasila amanat penderitaan rakyat yang terkenal dengan SOSIALISME INDONESIA.
Sikap dan bentuk Kuda :
Ditetapkan dalam keadaan beraksi menentang, kepalanya sedikit tunduk menoleh ke kiri (gigih, bahasa Madura “nyoronteng”). Sayap kuda berdiri tegak sesuai dengan keadaan kuda yang siap sedia mengemban amanat Penderitaan Rakyat Daerah Tingkat II Sumenep. Bulu ekor kuda keriting 8, mengingatkan kita pada tahun 1945 dan keritingan dari bulu-bulu itu kita harus bersatu.Pita di dalam :
Pita dalam perisai ditetapkan berwarna dasar putih dan tulisan dengan warna dasar berwarna merah, melambangkan SANG MERAH PUTIH bendera kita Negara Republik Indonesia.Dasar Hijau dari :
Warna hijau ialah berarti yang akan datang (harapan) terhadap cita-cita yang diperjuangkan.
Warna Hitam :
Sebagai batas tertentu yang melingkari perisai dengan arti dari lingkaran termaksud menyatukan cita-cita.

Daftar raja di Sumenep

No. Nama Tempat Keraton Tahun Keterangan
1. Aria Wiraraja I (Aria Banyak Wedi) Batuputih 1269-1292 Otak pendiri Kerajaan Majapahit
2. Aria Wiraraja II (Ario Bangah) Banasare 1292-1301
3. Aria Danurwendo (Lembu Sarenggono) Aeng Anyar 1301-1311
4. Aria Assrapati 1311-1319
5. Panembahan Joharsari Bluto 1319-1331
6. Panembahan Mandaraga (R. Piturut) Keles 1331-1339
7. Pangeran Ario Wotoprojo Bukabu 1339-1348
8. Pangeran Ario Notoningrat Baragung 1348-1358
9. Kanjeng Pangeran Ario Secodiningrat I (R. Agung Rawit) Banasare 1358-1366
10. Kanjeng Pangeran Ario Secodiningrat II (Tumenggung Gajah Pramono) Banasare 1366-1386
11. Kanjeng Pangeran Ario Pulang Jiwo (Panembahan Blongi) Bolingi / Poday 1386-1399
12. Kanjeng Pangeran Ario Adipoday (Ario Baribin) Nyamplong / Poday 1399-1415
13. Kanjeng Pangeran Ario Secodiningrat III (Pangeran Jokotole) Banasare 1415-1460 Pendiri Benteng Kalimo’ok melawan orang-orang Bali Awang pendiri pintu Gerbang Kerajaan Majapahit
14. Kanjeng Pangeran Ario Secodiningrat IV (R. Wigonando) Gapura 1460-1502
15. Kanjeng Pangeran Ario Secodingrat V (R. Siding Purih) Parsanga 1502-1559 Patoh Takundur
16. Kanjeng Tumenggung Ario Kanduruwan Karang Sabu 1559-1562
17. Kanjeng Pangeran Ario Wetan dan Kanjeng Pangeran Ario Lor 1562-1567
18. Kanjeng Pangeran Ario Keduk II (R. Keduk) 1567-1574
19. Kanjeng Pangeran Ario Lor II (R. Rajasa) 1574-1589
20. Kanjeng Pangeran Ario Cokronegoro I (R. Abdullah) Karang Toroy 1589-1626
21. Kanjeng Pangeran Ario Anggadipa Karang Toroy 1626-1644
22. Kanjeng Tumenggung Ario Jaing Patih dari Sampang Karang Toroy 1644-1648
23. Kanjeng Tumenggung Ario Yudonegoro (R. Bugan) Karang Toroy 1648-1672
24. Kanjeng Tumenggung Ario Pulang Jiwo dan Kanjeng Pangeran Ario Sepuh Karang Toroy 1672-1678
25. Kanjeng Pangeran Ario Cokronegoro II (P. Romo) Karang Toroy 1678-1709
26. Kanjeng Pangeran Ario Purwonegoro (RT. Wiromenggolo) Karang Toroy 1709-1721
27. Kanjeng Tumenggung Ario Cokronegoro III (R. Ahmat alias Pangeran Ario Jimat) Karang Toroy 1721-1744
28. R. Alza Alias Pangeran Lolos Karang Toroy 1744-1749 Lolos dalam penyergapan K. Lesap
29. K. Lesap Karang Toroy 1749-1750 Pimpinan sementara diserahkan Kanjeng Tumenggung Ario Tirtonegoro
30. Gusti Raden Ayu Tirtonegoro R. Rasmana & Kanjeng Tumenggung Ario Tirtonegoro (Bindara Saod) Pajagalan 1750-1762 Pemerintahan diserahkan pada suaminya
31. Panembahan Sumolo Asirudin Pajagalan 1762-1811 Pendiri Masjid Jamik
32. Sri Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I (Raden Ario Notonegoro) Pajagalan 1811-1854 Kerajaan Sumenep
33. Panembahan Notokusumo II (Raden Ario Moch. Saleh) Pajagalan 1854-1879
34. Kanjeng Pangeran Ario Pakunataningrat II (Pangeran Mangkuadiningrat) Pajagalan 1879-1901
35. Kanjeng Pangeran Ario Pratamingkusumo Pajagalan 1901-1926
36. Kanjeng Tumenggung Ario Prabuwinoto Pajagalan 1926-1929

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke My Hometown : Sumenep

  1. jacky berkata:

    punya foto pembangunan dermaga di pulau keramaian g?

  2. fajar berkata:

    Terus maju kotaku dengan inspirasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s