Kapankah Lautku Diperlakukan dengan Layak?


Sudah kelima kalinya aku menginjakkan kaki dan menjelajah Kepulauan Kangean Madura dan perjalanan terakhir kemarinlah yang kuanggap paling menyayat hati. Setiap orang yang menaruh hati pada laut tentu tidak pernah mengharapkan untuk mendapati kejadian-kejadian mengerikan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab terhadap laut dan seisinya. Namun nyatanya, hal itulah yang kudapati selama perjalanan di Kangean. Now, let me tell you how the last journey was so terrifying and pathetic.

Pada hari pertama setelah rombongan sampai di Pulau Saebus, penyelaman pertama dilakukan di sekitar Pulau Saebus. Hanya berselang beberapa detik setelah kami menyelam pada kedalaman sekitar 5m, terdengar suara bom yang sangat nyaring. Sontak kami saling mengarahkan pandangan pada satu sama lain, masing-masing berpikir penyebab sumber suara itu. Ternyata, suara itu tidak hanya terdengar satu kali, beberapa menit kemudian terdengar suara bom yang kedua, sama nyaringnya dan itu terus berlanjut hingga tiga kali hanya dalam waktu satu jam. Tentu saja hal itu sangat memprihatinkan bagi kami. Di kala kami mencoba untuk mengagumi dan menuangkan kecintaan kami pada laut dan seisinya, oknum tidak bertanggung jawab justru merusak alam mereka secara terang-terangan, tanpa ada belas kasihan pada lingkungan yang selama ini menghidupi mereka. Bayangkan saja, apabila tiap hari setidaknya ada lima bom yang diledakkan di sekitar Kepulauan Kangean, berapa banyak tutupan terumbu karang yang rusak dalam waktu satu bulan. Pantas saja, tiap kali aku berkunjung kesana, selalu saja ada terumbu karang baru yang hancur yang dulunya masih sangat cantik.

Tidak terhitung berapa ribu ikan yang mati dalam hitungan hari beserta dengan rumah mereka. Sungguh perbuatan yang tidak bertanggung jawab. Tentu kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pelakunya karena keberlanjutan hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak-pihak yang berkaitan antara lain pihak pemerintah Kabupaten Sumenep yang nyatanya tidak mampu untuk melindungi perairan mereka, masyarakat lokal dengan keterbatasan pengetahuan dan skill mereka serta pihak pemilik modal. Dari salah satu cerita yang kami dengar di sana, pemilik modal mentargetkan nelayan mereka untuk memasok ikan dalam jumlah tertentu setiap hari dan bahkan pemilik modal menganjurkan untuk menggunakan bom agar target terpenuhi.

Tidak saja penggunaan bom dan apotas yang masih merajalela di Kepulauan Kangean, tetapi masih ada beberapa hal lain yang juga sangat tidak pantas untuk dilakukan. Pada hari terakhir perjalanan kami ketika mengunjungi Pulau Mamburit, kami disuguhi dengan bangkai penyu yang dibiarkan tergeletak di pinggir pantai. Bangkai penyu tanpa tempurung dan bangkai bayi ikan pari yang mati setelah badannya sengaja ditusuk oleh benda tajam. Apakah hal itu harus selalu ditoleransi dengan alasan bahwa pelaku melakukannya untuk mendapatkan sejumlah uang? Coba tanyakan pada hati nurani kita masing-masing, layakkah kita sebagai manusia yang hidup dari apa yang lingkungan berikan pada kita justru selalu melakukan pengrusakan sebagai balasannya?

Saya pribadi berpendapat, seharusnya sudah tidak ada lagi toleransi, tidak ada lagi belas kasihan. Yang harus ada adalah tindakan tegas untuk menghentikan segala bentuk kegiatan pengrusakan dan memulai untuk melakukan pengambilan hasil alam dengan cara yang berkelanjutan dan lebih beradab. Kita adalah manusia bukan? Yang diciptakan dengan akal dan pikiran. Jadi, seharusnya kitalah yang paling tahu bagaimana menghargai apa yang kita miliki, menjaganya dan bukan merusaknya. Seharusnya tidak ada lagi penundaan untuk melakukan kebajikan dengan menghentikan pengrusakan yang tidak bertanggung jawab.

Bangkai Penyu

ditulis oleh : Karlina Diah Indriasari

Sumber tulisan diambil disini

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Galeri | Pos ini dipublikasikan di My Story dan tag , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kapankah Lautku Diperlakukan dengan Layak?

  1. click here berkata:

    Hi there, I found your site by way of Google while searching for a similar subject, your site got here up, it seems to be good.
    I have bookmarked it in my google bookmarks.
    Hi there, simply was alert to your weblog via Google, and located that
    it is truly informative. I’m gonna watch out for brussels. I will appreciate for those who proceed this in future. Many other people will likely be benefited from your writing. Cheers!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s