Debat Kontroversial Calon Gubenur DKI 2014.


Rasanya gemesin kalo liat dua panelis ini, Ibu Aviliani dan Ibu Chusnul Mariyah, dalam debat Calon Gubenur DKI. Bagaimana tidak kok kesannya berat sebelah. Udah itu Suka motong-motong pembicaraan orang. We know you all are educated woman, tapi gak deserve in your manner apalagi anda semua adalah seorang akademisi. Tentu anda sangat pintar sekali menjaga sikap dan sopan santun dibandingkan mereka yang tidak berpendidikan tinggi.

Meskipun saya bukan seorang warga Jakarta dan saya juga tidak bisa coblos di pemilukada nanti, tetapi melihat debat kontroversial ini saya juga jengah. Debat yang kesannya memojokkan Pak Jokowi itu kalau dipikir-pikir sebenarnya merugikan bagi kedua pihak calon gubenur baik Pak Jokowi maupun Pak Fauzi Bowo. Persepsi masyarakat social media yang menonton ini mungkin berpikiran bahwa anda para panelis memihak Pak Fauzi Bowo yang notabene seorang Incumbent. Masyarakat social media yang menonton ini mungkin juga berpikiran bahwa anda adalah para panelis bayaran salah satu cagub. Semoga Tidak !!! Anda sangat terdidik dan tentu sebagai orang terdidik pasti merasa malu jika anda melakukan hal semacam ini. Tetapi saya yakin anda tidak melakukan hal-hal bodoh ini.

Pertama ketika melihat video ini, Pak Fauzi Bowo merasa dirugikan karena kesannya anda sebagai panelis, membela Pak Fauzi karena banyak pernyataan Pak Fauzi Bowo tidak pernah anda potong selagi berbicara. Dengan demikian Pak Fauzi  kesannya menjadi buruk di mata masyarakat social media yang sedang menonton video ini, seolah-olah Pak Fauzi menyogok para panelis. Prasangka Ini dengan nyata terlihat dari mereka yang komen atas video ini.

But anyway boleh jadi Anda seorang yang tidak Independen menjadi panelis dalam debat cagub ini. Saya tidak tahu apakah ini benar atau tidak. Karena hanya Nurani anda yang tahu. Saya juga berpikiran mungkin anda semua juga seorang Pendukung Pak Jokowi. Entah benar atau tidak, hanya nurani anda yang tahu. Dengan melakukan trik semacam ini, dukungan masyarakat kepada Pak Jokowi bisa menjadi semakin menggelembung karena seolah-olah pak Jokowi sosok yang “teraniaya” dalam debat Cagub DKI ini

Tetapi saya yakin anda tidak ada akan mau melakukan hal bodoh semacam ini. Semoga perkiraan saya tidak salah. Saya rasa yang perlu digarisbawahi dalam debat ini, anda para panelis harus bersikap adil dan demokratis. Tidak berat sebelah dan menjaga Independensi. Saya menyayangkan sekali anda yang bergelar Doktor tetapi suasana yang dibangun dalam debat ini sepertinya gimana yah?? Mungkin kalau anda belum lulus S1 mungkin saya bisa maklum. Saya sarjana juga belom kelar-kelar. Tapi kalau sudah setara S3 kayak seperti Anda, hallo!!!! Padahal Saya berharap tadi debatnya bagus dan menarik. Biarlah mereka berpendapat toh mereka berdua yang pernah menjadi gubenur/walikota dan tentunya sudah berpengalaman dan banyak makan garam bagaimana suka dukanya menjadi seorang pemimpin kepala daerah. Menyanggah sih boleh, tapi yang adil dong biar kedua pihak tidak sama-sama dirugikan. Jelas jelas sudah ada moderator kenapa sih kalian yang suka motong pembicaraan. Bukannya moderator yang jadi pemimpin jalannya acara. Saya rasa anda pasti mengerti bagaimana etikanya kalau ingin melakukan diskusi dengan didampingi seorang moderator (saya suka mbak fessy alwi, tapi kenapa untuk acara debat ini you didnt do your best😦 ) . Masyarakat juga pun sudah pintar mau memilih siapa Gubenurnya tanpa atau panelis sanggah pun. Debat ini  sebenarnya adalah bonus bagi Calon Gubenur. Karena masyarakat bisa menilai kompetensi sang calon selain melihat track record mereka selama menjadi kepala Daerah. Dengan adanya debat cagub yang disiarkan oleh stasiun televisi ini adalah momentum bagi para cagub untuk dikenali para pemilih/konstituen yang nantinya akan menentukan mau dibawa kemana jakarta ini. Anyway, Siapapun yang menang dan kalah dalam pemilukada ini semoga tetap berjiwa besar dan berlapang dada. Salam.

Bintaro, 07/07/2012
Tulisan yang dibuat sehabis kena macet selama 1 jam.

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s