Menjadi Korban Pencopetan di atas Bus Kopaja


Tidak menyangka saya kena copet di dalam bus kopaja. hiks😦 . Ceritanya Sehabis pulang dari jalan jalan menyaksikan pertunjukan angkasa di planetarium serta berkunjung ke museum joeang 1945. Waktu itu saya hendak dalam perjalanan pulang menuju stasiun tanah abang. Saya menyetop bus kopaja yang lewat depan museum joeang 1945 (Menteng). Ketika saya naik dari pintu belakang, si kondektur menyuruh saya masuk lewat pintu depan. Tetapi saya tidak sempat karena bus tiba-tiba berjalan. Suasana di dalam kopaja penuh dengan penumpang. 2 orang yang bergelantungan berdiri di belakang dan 1 pemuda berbaju biru bergelantungan di tengah. Saya menuju ke tengah dan berpapasan hadapan dengan 1 pemuda berbaju biru yang bergelantungan di tengah. Tidak lama kemudian, seorang penumpang wanita yang duduk di bangku tengah turun lewat pintu belakang. Kemudian bus kopaja berjalan kembali. Bangku yang ditinggal perempuan tadi diisi oleh seorang perempuan paruh baya yang awalnya bergelantungan di dekat pintu depan.

Tak berselang lima menit kemudian, bus kopaja yang saya tumpangi mendadak mengerem. Saya yang berdiri di tengah ikut terhuyung ke arah depan menyenggol pemuda berbaju biru di hadapan saya. entah disengaja atau tidak, dari arah belakang salah satu penumpang yang bergelantungan di belakang juga ikut terhuyung-huyung menyenggol dan memepet saya. Telapak tangan saya terlepas dari sebuah pegangan besi yang ada di atas bus. Di saat itulah kawanan pencopet beraksi. waktu itu saya sibuk membenarkan posisi berdiri sambil berusaha mencari pegangan besi di atas. Belum sempurna meraih besi di atasnya, tiba-tiba bus mendadak berhenti.  lagi-lagi saya terhuyung ke depan dan si pemuda di depan saya membalas senggolan saya secara halus. Saya terhuyung ke arah belakang, Dan seketika pula itu juga pemuda di belakang menyenggol saya ke arah depan. saya seperti bola pingpong. Dengan memanfaatkan momen sengol-senggolan, seseorang lainnya yang ikut berdiri di arah belakang meraih saku jins saya dan mengambil sebuah hape. Entah kenapa Saya tidak merasakan sebuah tangan menyentuh jins saya. Mungkin karena saya tersenggol sehingga saya tidak merasakan sebuah rabaan di saku celana jins saya. Yang ada badan saya jengah karena disenggol. Malah pemuda di depan saya bilang saya bilang “Mas kalo berdiri yang bener”. Meski sedikit keliatan basa basi sebenarnya si komplotan pencopet berusaha mengalihkan perhatian saya dan mungkin berusaha agar saya tidak memiliki waktu untuk meraba saku jins saya.

Tak lama kemudian kawanan pencopet dan beberapa orang di dalam bus turun. Saya akhirnya duduk di bangku. Tapi tiba-tiba saya memasang wajah kaget ketika hape di saku jins saya raib. Saya langsung tertunduk lesu. Kalo dipikir-pikir kawanan pencopet ini berjumlah tiga orang. Dua orang bertugas mencoba mengalihkan perhatian saya dengan memepet dan menyenggol badan saya.  Satunya bertugas mengambil hape saya dengan memanfaatkan momen sengol-senggolan. Saya tidak meratapi terlalu lama. Dalam setiap musibah selalu ada hikmah. Mungkin karena saya kurang bersedekah. Entahlah.

Berkaca dari kejadian ini, saya ingin berbagi tips kepada kalian yang masih setia menjadi langganan bus seperti kopaja, koantas, metromini dan lain-lain. Semoga dengan tips ini tidak ada lagi korban pencopetan serta bisa membantu saudara sekalian terhindar dari copet.

1. Ketika akan berpergian dengan bus, pastikan semua barang berharga tersimpan dalam tas. Kalo bisa bawa tas terutama untuk menaruh dompet dan digendong menghadap muka. Jangan digendong di punggung. Bila anda wanita dan gemar memakai tas di pundak, selalu waspada dengan aksi silet menyilet para copet. Usahakan tas posisi nya di depan saja. Jangan disamping apalagi di belakang tubuh anda.

2. Jangan biarkan saku anda dipenuhi dengan dompet dan hape. Untuk hape mungkin bisa diakalin dengan membawa headset. Jadi sebelum naik bus, hape telah tersambung dengan headset yang sudah dipasangkan di telinga. Dengan demikian, si pencopet mikir 3x ketika mencopet hapemu karena ketika dicopet maka kamu akan segera tahu ketika suara musik tidak terdengar lagi di telinga kamu. Untuk dompet, kalo kamu ga bisa bawa tas gendong, yah mungkin bisa ditaroh di dalem tas mini yang bisa kamu beli di toko-toko

3. Jangan menaruh semua duit di dalam dompet. Pernah ketika saya mudik dr surabaya menuju jakarta waktu naik kereta ekonomi, salah satu penumpang menyimpan uang dalam kaos kakinya.sementara dompetnya isinya  telah dikosongkan. Dan benar ketika sampai di jakarta, penumpang tersebut kehilangan dompetnya. Beruntungnya dia tidak menaruh uang sepeser pun di dalam dompet tersebut. KTP dia sudah amankan di dalam tasnya.

4. Hindari berbicara dengan orang asing saat naik kendaraan umum.

5. Waspada dengan beberapa orang yang hendak memepet tubuh anda. Kalo disenggol seseorang tak dikenal yang membuat kamu terdorong ke depan atau tertarik ke belakang atau samping, pastikan yang pertama diingat bahwa kamu mungkin akan sedang dicopet. Pandangan mata kamu segera awas terhadap saku baju celana kamu dan orang-orang disekitarnya. Tidak usah sibuk mencari pegangan utk berdiri. Mungkin lebih baik terjatuh ketika disenggol sehingga pencopet tidak memiliki waktu utk mencopet kamu.

6. Ketika naik bus, naiklah dari pintu depan, karena lebih aman dari pencopet, meski masuk dari pintu depan tidak menjamin kamu terhindar dari copet. Setidaknya kalo lewat dari pintu depan, kamu diawasi oleh penumpang lainnya yang duduk di bangku tengah2. Biasanya modus kawanan pencopet adalah mencopet di dekat bangku paling belakang.

7. Untuk terhindar dari gendam, ketika seseorang duduk di sebelah kamu, kamu tidak usah memberi perhatÍan kepada seseorang duduk yang disebelah kamu meskipun dia tampak cantik atau ganteng. Kalo seseorang tsb meminta petunjuk jalan, yah kamu jawab sekenanya yang kamu bisa. Jangan terlalu memberi perhatian terhadap orang tersebut.

Semoga bermanfaat

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Galeri | Pos ini dipublikasikan di My Story dan tag , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Menjadi Korban Pencopetan di atas Bus Kopaja

  1. yoego berkata:

    yang sabar ya ndra……

  2. Mymoon berkata:

    hehehehehe .. hati hati kk😛 cerita nya LUCU dehh hohohoho

  3. Siti Maimunah berkata:

    lucu ka ,, aku jadi teringat .. kisah ku sendiri di angkot .. saat pulang kantor … jaket baju ku ketinggalan di lemari kantorr
    karna sangking ketinggalan .. jadi lupa kalo duit ongkos ada di kantong jaket ituu ..
    Rute angkot dari kantor ke rumah harus naik 2 kali angkot ..
    saat naik mobil pertama metromini jurusan pulogadung -periok , aku terselamatkan sama ibu2 .. tadi nya mau di bayarin sama ibu yang duduk samping aku ..eh si abang malah lupa nagihin aku .. jadi aku gak bayar .. hahaha

    Angkot ke dua ,,, naik mobil KWK >> SANTAI BANGAT naik angkot nya >> tanpa harus ketakutan gimana bayar nya >> aku rogoh_rogoh kantung di tas >> dompet nya kosonng…
    hmmm
    engingeng aku dapat kan sesuatu di kantung tas yang paling depan .. uang recehan .. 200 rupiah ada 4 ..jadi total 800 rupiah ..
    dan aku juga dapatkan 1 Coffe moca shaset..
    Jadi aku bayar aja pake uang recehan dan cofee mocca ..

    hahahahahahhah *LOL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s