Bagaimana bila adzan terdengar terlalu Cethar Membahana?

Saya memandang malas ke arloji di pergelangan tangan. Masih 4 jam lagi ke Sumenep. Huh Masih lama. Dengan dongkol saya menghela napas yang sebenarnya tak berat. Saya melongok keluar arah jendela. Bus yang saya tumpangi akhirnya berada di garda terdepan setelah 1,5 jam lamanya mengantri di pelabuhan Tanjung Perak. Agak sedikit Jengkel sama peraturan perusahaanLanjutkan membaca “Bagaimana bila adzan terdengar terlalu Cethar Membahana?”

Beri peringkat: