Coret2 saja


Lama sudah tidak ngeblog lagi. kisah perjalanan banyak, tapi belum bisa semua ditampung dalam sebuah tulisan. lagi males. lupa jalan cerita. Padahal menulis itu penting. Jika seseorang lupa sebuah episode kisah perjalanan, maka Tulisan dan foto yang kamu abadikan, bisa membuat kamu teringat kembali-Meski sdh lama bertahun tahun lampau kisah itu terjadi. Menulis juga bisa menjadi amal jariyah abadi jika sekiranya tulisan itu mencerahkan. Mengubah hidup banyak orang. Banyak cendikiawan muslim ataupun sarjana barat yang karya karyanya tetap relevan sampai saat ini. sebut saja plato, aristoteles dan para filsuf Yunani. Untuk kalangan muslim kita mengenal Imam Al Ghazali, Ibn taimiyah, Jauzi al qayyim, imam syafii dan ibnu sina dll.

Anyway, tanggal 15 feb 2017, saya mau berangkat ke tanah suci plus backpacker ke turki. Impian yang sudah lama saya idamkan. Impian yang menyempurnakan rukunku sebagai orang islam. Alhamdulillah, terima kasih Ya Rabb, yang telah melimpahkan rezekiMu sehingga bisa menunaikan ibadah ini.

Jujur, Pengennya umroh dan backpackeran lengkap menjelajahi pelosok negara timur tengah. Menapak tilas sejarah islam dan agama samawi lainnya. Menapak tilas sejarah negeri negeri kaum yang pernah dihancurkan sebagaimana dijelaskan dalam kitabullah. Menapak tilas sejarah kota yang sering disebut dalam hadist hadist. Negeri saba, Damaskus, Syam, Yaman, Yerusalem, Sungai Nil, Laut merah, bagdad, persia. Nama nama ini yang mengundang saya penasaran dan tergelitik untuk mengunjunginya. Nama nama kota yang dulu islam pernah berjaya di masa keemasannya. Tapi apa daya, saya hanyalah seorang yang terikat dengan sebuah pekerjaan yang terbatas hanya mengambil rehat dg cuti yang tidak seberapa. Menjadi pegawai negeri adalah sebuah konsekuensi dimana idealisme kita dibatasi sebuah birokrasi. Kebebasan yang terpasung dengan rule rule, norma etika dan profesionalisme pelayan publik. ketika anda punya gagasan, semua dibicarakan dengan atasan anda. ketika anda ingin berlibur, semua dibicarakan dengan atasan anda. Ketika anda melayani rakyat yang ingin dilayani, lihat SOP, dimana kadang SOP seringkali kita temui sebuah kekakuan daripada fleksibilitas. Anda tidak bebas mengatur waktu sesuka anda. datang jam setengah 8 pagi, pulang jam 5 sore. Sekitar 9,5 jam. JUMLAH Jam kerja yang menurut saya hampir membunuh jam produktif selain jam rutinitas kerja. Jam 9 malam sudah tidur. praktis saya hanya memiliki 4 jam tersisa, dan itu harus dipotong dengan makan malam, shalat dll. Demi masa, dalam 4 jam itu saya harus curi curi waktu untuk kegiatan “me time” walau hanya dengan menit sedikit.

Ya sudahlah. segalanya harus disyukuri dan dinikmati. Jika tak bisa menikmati, untuk apa harus hidup hari esok. Sungguh saya yang paling takutkan adalah waktu waktu kosong dan tak melakukan apa2. Dulu saya biasa membunuh waktu kosong dengan berselancar di dunia maya. Membalas chat dan komentar teman di fb, twitter dan media sosial. Unggah foto dan menceritakan aktivitas saya meski sebenarnya itu status tidak penting amat. 6 tahun menikmati dunia jejaring sosial dalam dunia maya sejak tahun 2010, sepertinya tak membuat saya banyak melakukan perubahan dalan diri saya. Tak membuat saya memperbaharui diri saya dengan nutrisi yang sekiranya memperkaya intelektual dan kedamaian personal secara hakiki. Mungkin cuma mendapat hiburan. Ya manusia butuh hiburan agar tak terlalu serius dan kaku menjalani hidup. Agar mulut ini masih bisa tampak ber haha hihi. Bisa tetap mangap lebar, melancarkan energi kesenangan dalam otak. Apa guna hidup kalau kau sudah berhenti untuk sekedar tawa. Untuk sekedar canda.

Saya sangat senang dengan kemunculan friendster dilanjutkan dengan facebook. Saya bisa kembali terkoneksi dengan teman teman terutama teman sekolah dasar saya. Karena teman sd saya banyak yang tidak menetap lagi di kampung. Kejadiannya mirip ceritanya ikal dan flo dalam buku seri laskar pelangi. Dimana si flo pindah karena kantor tempat bapaknya PT Timah bangkrut dan terpaksa pindah ke kota lain. Saya dulu punya teman satu becak, tapi saya lupa namanya sekarang. Saya ingin bilang terima kasih kalo saya dulu dikatain “masa soal pertanyaan segampang ini tidak bisa jawab”, dan segudang perkataan kocak lainnya macam”si indra ini ga ngerti satria baja hitam sih..ga ngerti casper sih, emang di rumahnya nonton apa”? Sumpah kalau mengingat kejadian ini, rasanya sekarang ingin tertawa. bener di rumah,  saya cuma nonton tvri. Ga tau kenapa televisi di rumah saya adanya cuma chanel tvri. Sementara teman saya sudah akrab dengan channel rcti, sctv dan indosiar. Makanya saya agak kudet dengan serial kartun macam gini. Saya heran juga kenapa dulu kecil tidak pernah protes minta diganti antena. Kata teman saya, itu antena di rumah saya jadul makanya tdak nangkap chanel lainnya. Pernah dulu minta dicariin papa chanel sctv, indosiar dengan geser antena.nangkap gambarnya chanel sctv , cuma buram dan bnyak semutnya di televisi. Dan ketika dewasa , papa saya baru cerita kalau dulu sebelum beli ganti parabola, papa saya bikin antena sendiri. Alias ga beli. Pantes nangkapnya cuma tvri hehe. Jdi masa kecil saya itu dibesarkan dengan tayangan dunia dalam berita. Itu lho tayangan jam 9 malam. Saya agak ngeri nonton tayangan dunia dalam berita saat itu. Isinya perang bosnia, israel, irak iran. Tayangannya pasukan bersenjata, kendaraan tank, pesawat bom, bom meletus dan orang berlarian kocar kacir, darah menggenang di jalanan, petugas medis berhamburan menurunkan pasien dari ambulans dan tangisan orang yang kehilangan kerabatnya. Argggh..kenapa kecil saya dibesarkan tayangan menakutkan begini hehehe. Belum kalo pas tgl 30 september. Gila tuh tvri, nanyangin kekejaman PKI. Sampe bikin saya susah tidur. Insomnia.

Kemarin saya sempat menonton film hafalan salat delisa. Eh dalam hati tiba tiba nyeletuk hafalan ayat ayat Indra. wekss. Saya langsung teringat Baitullah. Apa hubungannya? Ya Allah, sejatinya saat ini saya belum mempersiapkan kelayakan sebagai tamuMu di tanah Suci. Apa bekal yang harus saya bawa sehingga saya pantas menginjakkan kaki di negeri yang kau turunkan ayat ayatMu. Kalo hanya sekedar kekuatan fisik dan kecukupan uang, itu apa bisa membuat saya merasa damai? Bisa membuat saya bahagia?Pergi pergi jauh ke tanah suci, rasanya ingin memberi dan membawa hadiah. Akhirnya saya berazzam membawa sepotong hafalan quran dari Indonesia. Langsung saya berikhtiar mencoba menghafal juz ke 30. Dulu waktu ngaji di TPA, hafalan surat saya hanya dari al ikhlas sampe al zalzalah. jadi belum komplit Juz amma. Dan dengan tersisa waktu 2,5 bulan sampai tulisan ini dibuat, saya akhirnya bisa menghafal juz 30, itupun dengan ayat ayat yang sering tertukar pd surat surat lainnya  karena ada beberapa ayat dalam surat di juz 30 tersebut memiliki banyak kesamaan seperti surat infitar, at takwir, insyiqaq. selain tertukar, ada yang hafalannya kadang putus di tengah jalan haha. memiliki seorang pembimbing ternyata itu penting. Terutama pembimbing utk setoran hafalan. buat penguatan hafalan dab mengetahui sejauh mana “kepenempelan ayat di otak saya”. Sayangnya saya tidak memiliki teman berbagi hal tersebut. Mau ngajak seseorang takut riya atau jdi ujub, meski seharusnya saya tidak perlu merisaukan hal tersebut. Karena semua ibadah tergantung niatnya.

Belum masalah ayat yang tertukar, waktu yang tersedia untuk latihan atau mengulang hafalan sedikit susah. Kalo shalat berjamaah, kita tak bebas memilih bacaan setelah bacaan al fatihah. Dari banyak metode yang sudah saya uji coba, mengulang bacaan selepas shalat subuh adalah yang paling menguatkan. dan selama 5 bulan ini saya masih mengulang hafalan juz 30 ditambah surat Ar rahman, al mulk dan al kahfi, surat shaff. Semoga nanti ketika tiba saatnya saya sampai tanah suci, semua hafalan itu bisa saya tunaikan. Amin.


Iklan

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s