2 buku teman jalan arus mudik

Ini adalah 2 buku yang saya baca dalam perjalanan arus balik dari tuban menuju madura. Teman pengusir kebosanan kala macet, kala kosong waktu. Teman untuk cara cepat membuat mata lelah ketika kamu ingin segera tidur. 2 buku ini menarik sekali dibaca. Bidadari bermata bening, buku tentang romantika dalam dunia pesantren. buku selanjutnya, Kisah hidup AbuLanjutkan membaca “2 buku teman jalan arus mudik”

Beri peringkat:

Rabu Malam bersama Mbah Putri

Tak terasa hari syawal menginjak hari ke 4. Sejak syawal pertama, saya datang mudik ke rumah mbak putri dari pihak ibu. Mbah putri kini umurnya sudah 82 tahun. Badannya gemuk. Hal ini yang membuat khawatir kami. Obesitas di usia senja rentan penyakit. Apalgi  mbah saya mengidap darah tinggi sehingga perlu dikontrol pola makannya.  Kalo beberapaLanjutkan membaca “Rabu Malam bersama Mbah Putri”

Beri peringkat:

Sabtu bersama mbah kakung part 2

Tahun 2017 mbah kakung saya berumur 90 tahun. Praktis menjadi orang tertua sedusun. Alhamdulillah mbah saya sudah 3 tahun ini tidak merokok. Akhirnya nasihat untuk tidak merokok sampai juga di kedalaman hatinya. 3 tahun lalu mbah saya merasa paru parunya tidak nyaman. Akhirnya berobat kepada cucunya, adik hasan, yang kini telah menjadi seorang dokter. EntahLanjutkan membaca “Sabtu bersama mbah kakung part 2”

Beri peringkat:

Sabtu Bersama Mbah Kakung

Alhamdulillah, ramadhan 2017 saya masih bisa bertemu dengan mbah kakung saya dari pihak ayah. Saya sangat senang Indonesia memiliki tradisi mudik. Tak ada yang mengalahkan kefanatikan orang Indonesia dalam hal mudik bahkan ketika mereka dihadapkan sebuah tiket transportasi yang melonjak naik. Bahkan ketika setiap tahun menjumpai terjebak macet antrean panjang di jalanan berjam jam hanyaLanjutkan membaca “Sabtu Bersama Mbah Kakung”

Beri peringkat:

Masjid Namira

Setelah menempuh kurang lebih 45 menit dari mojokerto menuju lamongan, melewati lebatnya alas jati, saya singgah dahulu di masjid namira di daerah tikung, kab. lamongan. Masjid ini rekomendasi dari teman kerja saya, mas bangun. Jadi ceritanya sebelum sampai tuban dalam rangka mudik, saya ingin mampir ke beberapa tempat wisata. Awalnya mau berziarah ke makam sunanLanjutkan membaca “Masjid Namira”

Beri peringkat: