Qari favorit


Dari atas ke bawah:

1. Saad al Ghamdi

2. HUDAIFY

3 Mishary elfasy

4. Abdurrahman al sudais

Dalam menghafal quran selain biasanya pakai gaya baca sendiri, saya juga mengikuti gaya bacaan para qari yang namanya sudah mashyur. Selama 1 tahun mencoba menghafal alquran yang saya mulai dari beberapa surat pendek seperti surat surat pada juz 30, saya lebih banyak mendapat pengaruh qari abdurahman al sudais. Hampir semua surat dalam juz 30 saya mengikuti gaya membaca syaikh abdurahman al sudais. Untuk Surat Al Gashiyah dan Al fajr saya mengikuti gaya bacaan qari saad al gamdhi. Untuk 2 surat ini, versi Saad Al Ghamdi lebih enak didengar oleh telinga saya. Bagi yang baru belajar atau pemula menghafal quran seperti saya, keberadaan qari mereka sangat membantu saya dalam menghafal. Pilihlah qari yang cocok dengan suasana hati dan kesukaanmu. ketika saya sudah hafal satu surat, saya jarang menggunakan bacaan qari lain. Kecuali sudah paten dan mantap hafalan saya, kadang pake gaya bacaan model sendiri atau qari lain. Tapi ini jarang saya lakukan. Misal ketika saya menghafal surat An Naba gaya syaikh abdurrahman sudais, dan mencoba membaca ala mishary el fasi, bacaan saya jadi kacau, karena masing qari punya tempo dan khas yang berbeda. Mishary elfasi temponya lebih lambat tapi merdu didengar. Beda sama abdurrahman sudais yang cepat sekali temponya dan lebih cocok dengan metode menghafal saya serta cocok juga dengan pendengaran saya sehingga saya lebih cepat menghafal surat dengab gaya beliau. Surat maryam, surat yusuf saya lebih suka gaya syaikh hudaify. Ini suara syaikh hudaify agak serak dengan tempo sedang dan enak didengar. Saya pernah mendengar gaya bacaan surat maryam syaikh abdurrahman sudais tetapi saya lebih suka gaya hudaify. Suara beliau Syaikh hudaify yang lembut membuat saya berasa larut dalam bacaan surat maryam, sambil ngebayangin bunda maryam yang pergi dari kota dan melahirkan nabi isa di sebuah pohon kurma. Kalo di rodja tv, tilawah hudaify lebih sering diputar.

Untuk surat al baqarah saya pecah2 gaya bacaan hafalan. Awal surat Al baqarah saya suka dengan gaya baca abdurrahman al sudais. Tetapi di ayat 243 sampai 260 saya suka gaya bacaan saad al ghamdi. Setelah 1 tahun belajar mebghafal alquraan, ternyata saya lebih suka dengan tempo bacaan yang cepat macam abdurrahman sudais. So I am big fan of Abdurrahman sudais. 

Iklan

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s