Behind story : Menaklukan eropa


Pengalaman menarik menjamu turis suami istri di singkawang, tempat saya bertugas pertama kali. Dengan modal kenekatan dan bahasa inggris yang hancur hancuran.
.
Mungkin writing dlm bahasa inggris saya bisa. Tapi saya lemah di english listening juga speaking. Sebagai penderita tuna rungu medium, saya selalu menebak nebak cara pelafalan suatu kosa kata dari melihat gerak bibir guru saya. Pokoknya hate sekali dengan bahasa inggris karena saya salah ngomong terus. Ketika UNAS, saya khawatir setengah mati ketika ada english listening test. Mana ada 20 soal. Ketika tes dimulai, praktis saya tidak tahu apa yang diucapkan di salon audio. Untungnya pas baca soal2nya atau pilihan gandanya di lembar ujian, tentang profil albert einstein atau thomas alva edison atau salah satu tokoh saya tidak ingat. Karena saya sedikit tahu tentang profil mereka, akhirnya saya menjawab pilihan ganda dg insting saya. Coba kalau mendapat pertanyaan yang dijawab secara essay atau mengulang cerita. Bisa mules dan muntah muntah di kelas haha. Alhamdulillah bs lulus unas.
.
Ketika bekerja dan punya uang sendiri, akhirnya mencoba beli hearing aid model walkman. Masalah pendengaran teratasi. Ketika dapat email permintaan ngehost dr web hospitality, jdilah saya menerima permintaan tamu dr rusia.
.
Hampir semalaman menjelang hari H bertemu turis itu, saya tidak bisa tidur. “Kamu beneran bisa menjamu tamu??”. “Kalau ancur ngomong inggris, piye??”. Berkelebat pertanyaan konyol dalam benak saya. Bukankah keberanian harus diawali langkah pertama. Saya mencoba memotivasi diri. Awalnya mau batalin request, akhirnya tidak jadi. Selama 3 hari menemani mereka di singkawang, saya terbengong bengong. Mulai bahasa inggris yang acak kadut sama pronounce yg hancur. Sampai sampai turisnya nanya dengan kening berkerut “apa yang anda sedang katakan??”malu khan. Wkwkwk. Jadilah kami sering menggunakan bahasa tubuh. Biar ga kecewa, saya ajak keliling kota sampai puas.
.
Sejak menjamu tamu tsb, saya menjadi mengerti kalau ada kosa kata tertentu misal huruf gh atau ph dibaca f misal enough menjadi inaf. Sign dibaca sain. Akhirnya jadi rajin2 buka kamus dan membaca pelafalan. Saya ngakak sendiri karena selama saya belajar di sekolah, saya kadang membaca kosa kata bahasa inggris seperti melafalkan kata dalam bahasa indonesia. Pantes aja tuh bule tidak mengerti apa yg saya katakan.
.
Setelah merasa cukup belajar bahasa inggris selama 5 tahun, barulah saya merasa berani terbang sendiri ke eropa. Pokoknya sudah menyiapkan jawaban kalau diinterogasi di imigrasi atau diperiksa pihak berwajib disana. Sudah menyiapkan percakapan yang mungkin terjadi di hotel, bus, kereta, restoran maupun attraction place..
.
Finally I conquer it. Thanks God.
.
.
.

Tentang Indra

Civil Servant and Independent Traveler
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Behind story : Menaklukan eropa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s