The Grand Mosque of Singkawang

When I looked back and recalled my memories in few years ago, my mind went around to “The Grand Mosque” In singkawang town. So, What the heck is this? Yeah, You know with Fully loaded of local with chinese descent and take it as a majority, it become a difficult thing in search of aLanjutkan membaca “The Grand Mosque of Singkawang”

Beri peringkat:

Bagaimana bila adzan terdengar terlalu Cethar Membahana?

Saya memandang malas ke arloji di pergelangan tangan. Masih 4 jam lagi ke Sumenep. Huh Masih lama. Dengan dongkol saya menghela napas yang sebenarnya tak berat. Saya melongok keluar arah jendela. Bus yang saya tumpangi akhirnya berada di garda terdepan setelah 1,5 jam lamanya mengantri di pelabuhan Tanjung Perak. Agak sedikit Jengkel sama peraturan perusahaanLanjutkan membaca “Bagaimana bila adzan terdengar terlalu Cethar Membahana?”

Beri peringkat:

Ketika saya sedang makan mie indomie di salah satu kedai di stasiun Kereta Api Lempuyangan, Teman saya  stefanus yang ikut asyik juga makan indomie-menceritakan bahwa dirinya akan berangkat ke padang-mempersiapkan acara pernikahannya. Obrolan kita semakin menarik diantara deru kereta api ketika membahas isuseputar pernikahan dari sudut pandang agama kita. Menurut Ajaran katolik, menikah itu hanyaLanjutkan membaca

Beri peringkat:

Malam Pertama ternyata itu enak ;)

Ketika saya sedang makan mie indomie di salah satu kedai di stasiun Kereta Api Lempuyangan, Teman saya  stefanus yang ikut asyik juga makan indomie-menceritakan bahwa dirinya akan berangkat ke padang-mempersiapkan acara pernikahannya. Obrolan kita semakin menarik diantara deru kereta api ketika membahas isuseputar pernikahan dari sudut pandang agama kita. Menurut Ajaran katolik, menikah itu hanyaLanjutkan membaca “Malam Pertama ternyata itu enak ;)”

Beri peringkat:

Jalan Jalan ke Semarang (Part 3) : Kelenteng Sam Poo Kong : Antara Toleransi dalam Harmoni

Jam masih menunjukkan 10 siang ketika saya keluar dari Lawang Sewu. Masih ada 3 tempat wisata lagi yang harus saya kunjungi dalam 1 hari ini. Kelenteng Sam Po Kong, Kota Tua Semarang dan Masjid Agung. Setelah bertanya kepada beberapa orang yang saya temui di trotoar, akhirnya saya memutuskan naik taksi menuju Kelenteng Sam Po Kong.Lanjutkan membaca “Jalan Jalan ke Semarang (Part 3) : Kelenteng Sam Poo Kong : Antara Toleransi dalam Harmoni”

Beri peringkat: