Kapankah Lautku Diperlakukan dengan Layak?

Sudah kelima kalinya aku menginjakkan kaki dan menjelajah Kepulauan Kangean Madura dan perjalanan terakhir kemarinlah yang kuanggap paling menyayat hati. Setiap orang yang menaruh hati pada laut tentu tidak pernah mengharapkan untuk mendapati kejadian-kejadian mengerikan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab terhadap laut dan seisinya. Namun nyatanya, hal itulah yang kudapati selama perjalanan diLanjutkan membaca “Kapankah Lautku Diperlakukan dengan Layak?”

Beri peringkat:

Madura, Akulah Darahmu

Di atasmu, bongkahan batu yang bisu Tidur merangkum nyala dan tumbuh berbunga doa Biar berguling di atas duri hati tak kan luka Meski mengeram di dalam nyeri cinta tak kan layu Dan aku Anak sulung yang sekaligus anak bungsumu Kini kembali ke dalam rahimmu, dan tahulah Bahwa aku sapi kerapan Yang lahir dari senyum danLanjutkan membaca “Madura, Akulah Darahmu”

Beri peringkat: