West Borneo : Istana Kadriah

Permukaan sungai tampak mengkilat ditempa matahari. Bagai ladang emas disepuh senja. Riuh anak tepian kapuas berenang kesana kemari terdengar bergemuruh. Ah begitu cerianya. Tak ada pemandangan yang lebih indah di kapuas di kala sore hari. Sebuah sepit melintas lebih cepat dari sepit yang saya tumpangi. Amboi cantik nian dare melayu dengan baju kurungnya yang dudukLanjutkan membaca “West Borneo : Istana Kadriah”

Beri peringkat:

West Borneo : Tugu Khatulistiwa

Gara-gara abis baca bukunya Tere Liye yang judulnya “Kau, Aku dan Sepucuk Angpao merah, kembali membangkitkan kenangan saya ketika merantau di kalimantan. Bagi yang belum baca buku ini, recommended banget untuk dibaca. reviewnya bisa dibaca disini dan disana. Saya masih ingat. Waktu itu masih tersisa satu bulan lagi saya masih berada di singkawang, sebelum meninggalkanLanjutkan membaca “West Borneo : Tugu Khatulistiwa”

Beri peringkat: