West Borneo : Istana Kadriah

Permukaan sungai tampak mengkilat ditempa matahari. Bagai ladang emas disepuh senja. Riuh anak tepian kapuas berenang kesana kemari terdengar bergemuruh. Ah begitu cerianya. Tak ada pemandangan yang lebih indah di kapuas di kala sore hari. Sebuah sepit melintas lebih cepat dari sepit yang saya tumpangi. Amboi cantik nian dare melayu dengan baju kurungnya yang dudukLanjutkan membaca “West Borneo : Istana Kadriah”

Beri peringkat:

West Borneo : Nyebrang Pontianak Pake Pelampung

Setelah melihat tugu khatulistiwa, saya beranjak naik angkot menuju dermaga pelabuhan sungai Kapuas. Meski sungai Kapuas yang membelah kota Pontianak telah terhubung dengan jembatan, naik sepit masih menjadi primadona masyarakat lokal pontianak.  Pergi ke sekolah, berangkat kerja, maupun pergi ke kondangan. Sepit begitu istimewa. Seperti halnya Banjarmasin, kota Pontianak juga kota sungai. Transportasi air telahLanjutkan membaca “West Borneo : Nyebrang Pontianak Pake Pelampung”

Beri peringkat:

West Borneo : Tugu Khatulistiwa

Gara-gara abis baca bukunya Tere Liye yang judulnya “Kau, Aku dan Sepucuk Angpao merah, kembali membangkitkan kenangan saya ketika merantau di kalimantan. Bagi yang belum baca buku ini, recommended banget untuk dibaca. reviewnya bisa dibaca disini dan disana. Saya masih ingat. Waktu itu masih tersisa satu bulan lagi saya masih berada di singkawang, sebelum meninggalkanLanjutkan membaca “West Borneo : Tugu Khatulistiwa”

Beri peringkat:

West Borneo : Menyatu bersama Alam Sungai Hangmui

Hai bloggermate. Sebelumnya saya ucapkan selamat Hari besar Umat Kristiani bagi yang merayakan. Untuk posting kali ini saya akan menceritakan beberapa pengalaman saya di bumi kalimantan. Daripada bingung mau ngapain di hari libur ini dan cuaca di luar ga mendukung buat jalan-jalan, mending saya nulis blog. Kalo kemaren-kemaren saya banyak cerita tentang travel saya diLanjutkan membaca “West Borneo : Menyatu bersama Alam Sungai Hangmui”

Beri peringkat:

Pulau Gili labak : Sekepal Tanah Surga di Bumi Madura

Sedikit orang madura yang tahu kalo madura memiliki pulau cantik nan jelita. Nama pulau ini adalah pulau tikus. Karena dulunya tempat ini adalah sarang tikus. Karena keindahan pulau ini melebihi nama aslinya (baca tikus), Pulau ini diganti namanya menjadi Pulau Gili Labak, yang tentunya lebih enak dibaca dengan dialek bahasa madura. Pulau ini dapat ditempuhLanjutkan membaca “Pulau Gili labak : Sekepal Tanah Surga di Bumi Madura”

Beri peringkat:

Pantai Baron – Indrayanti : Jogja — Jewel of Asia

Setelah selesai main air di Gua Pindul dan Kali Oyo, destinasi selanjutnya adalah menjelajahi pantai-pantai di selatan Yogya. Dari dulu waktu SD sampe kuliah, saya tahunya cuma Pantai Parangtritis. Tiap kali nanya sama orang asli Jogja di madura, pas gw tanyain pantai lain selain pantai parangtritis, mereka ga ngeh. Pantai Parangtritis emang paling Populer diLanjutkan membaca “Pantai Baron – Indrayanti : Jogja — Jewel of Asia”

Beri peringkat:

Sore di Curug Luhur (Jalan-jalan ke Puncak part 4)

Abis dari Pura Parahyangan, kita pengen ngelanjutin lagi jalan jalannya ke curug-curug yang berdekatan dengan pura ini. Kata temen saya ada curug yang dekat pura yaitu curug cigamea, curug nangka dan curug luhur. Dan yang recomended adalah curug nangka dan curug cigamea. Tapi sayangnya dari Pura menuju jalan raya utk mencari angkot harus mesti naikLanjutkan membaca “Sore di Curug Luhur (Jalan-jalan ke Puncak part 4)”

Beri peringkat:

Jalan-Jalan ke Puncak Part 1

Dulu waktu esde kalo baca buku cerita petualangan, piknik di perpus hampir kata Puncak sering muncul dalam buku bacaan selain cibubur. Cibubur memang dari dulu terkenal menjadi tempat bumi berkemah anak-anak pramuka dan perayaan Jambore nasional. kalo musim liburan panjang, hampir dah semua presenter stasiun televisi pada mewartakan macetnya jalan menuju puncak. Sampe saya bingungLanjutkan membaca “Jalan-Jalan ke Puncak Part 1”

Beri peringkat:

Temple Of Heaven Surabaya

Pengen ke cina?? tp bujet minim. Tidak perlu risau. Di Surabaya, kalo kamu mau ngeksplor, banyak lho tempat wisata yang membuat kamu serasa bertualang ke negeri China. Mungkin sensasinya beda. Tidak seperti berasa di negeri panda. Tetapi Setidaknya bisa memuaskan dahaga kamu yang suka dengan dunia yang berbau oriental. Di kenpark alias Kenjeran Park adaLanjutkan membaca “Temple Of Heaven Surabaya”

Beri peringkat:

Trowulan : A Misty Wonderland (Part 2)

Setelah keluar dari pintu masuk Gapura Wringin Lawang, destinasi berikutnya menuju Museum Trowulan. Di pintu keluar Gapura wringin ada Patung Gajah yang menurut mitologi hindu adalah Patung Ganesha. Dewa Ilmu pengetahuan. Setelah tanya dengan warga sekitar mengenai transportasi ke Museum Trowulan, saya disuruh naik angkot dan cukup bayar duit 1000 rupiah. Masih 1 km lagiLanjutkan membaca “Trowulan : A Misty Wonderland (Part 2)”

Beri peringkat:

Trowulan : A Misty Wonderland

Jam 6 pagi, bus Mira AC tarif biasa yang saya tumpangi memasuki kawasan wisata arkeologi trowulan. Awalnya ketika sedang menunggu bus, saya sempat ragu menaiki bus ini. Karena di jendela bus terpampang nyata tulisan AC dan di sampingnya tertulis tarif biasa. Keraguan ini muncul karena takutnya bus ini adalah sejenis bus patas yang biasa mematokLanjutkan membaca “Trowulan : A Misty Wonderland”

Beri peringkat:

Trowulan : A wonderful Archeological Park of Majapahit Kingdom

Tiket kereta Majapahit dalam genggaman. Kali ini saya berangkat melalui jalur yang  berbeda. Setiap kali pulang kampung, saya biasa menggunakan kereta Jalur Lintas Utara. Dan ini adalah kali ketiga saya lewat jalur selatan. Begitu membaca tulisan “Majapahit” dalam tiket yang baru saya cetak di kedai internet dekat kampus, tiba-tiba terbit ide untuk backpacking menjelajah kotaLanjutkan membaca “Trowulan : A wonderful Archeological Park of Majapahit Kingdom”

Beri peringkat:

Dieng, Sebuah Negeri di atas Kawah (Part 1)

Keberangkatan ke dieng kali ini saya awali dengan kondisi badan yang kurang fit. Waktù itu saya baru saja selesai traveling dari bandung dan sampai kosan di bintaro Jam 3 pagi. Dengan hanya istirahat tidur selama 3 jam, pukul 6 pagi saya berangkat lagi ke terminal lebak bulus untuk mencari bus yang akan membawa saya keLanjutkan membaca “Dieng, Sebuah Negeri di atas Kawah (Part 1)”

Beri peringkat:

Singkawang : Oriental Taste of Chinatown

Besok adalah malam perayaan tahun baru cina atau Imlek, begitu orang cina menyebutnya. Kalo mendengar Imlek, saya jadi terkenang dengan kota Singkawang. Salah satu Kota menawan di Provinsi Kalimantan Barat. Kota yang pernah mengisi ruang di satu lembaran hidup saya. Salah satu kenangan yang paling membekas dalam ingatan saya adalah menyaksikan perayaan tahun baru ImlekLanjutkan membaca “Singkawang : Oriental Taste of Chinatown”

Beri peringkat:

Sepenggal Perjalanan dari Bandung (Part 2)

Hari semakin petang. Udara Pegunungan semakin menebarkan ancaman hawa dingin. Saya berhenti untuk mandi lebih lama di kolam air panas, karena badan ini semakin menggigil. Malam ini, saya dan teman teman sekelas akan menghabiskan malam di vila. Penyakit saya kembali kumat karena tidak tahan dengan hawa dingin pegunungan. Berkali-kali saya bersin dan terus pilek. Hah,Lanjutkan membaca “Sepenggal Perjalanan dari Bandung (Part 2)”

Beri peringkat:

Sepenggal Perjalanan dari Bandung (Part 1)

Sudah lama saya gak ngeblog lagi di wordpress. Sebenarnya sudah banyak ide ada di kepala saya, cuma belum ada time untuk nuanginnya. Sibuk dengan banyaknya tugas kuliah dan segala macam yang membuat saya candu tidak mau belajar, dan sekarang saya benar benar lg free. Ujian Akhir Semester dah kelar. Berdoa saja, semoga nilai saya bagusLanjutkan membaca “Sepenggal Perjalanan dari Bandung (Part 1)”

Beri peringkat: