Pantai Baron – Indrayanti : Jogja — Jewel of Asia

Setelah selesai main air di Gua Pindul dan Kali Oyo, destinasi selanjutnya adalah menjelajahi pantai-pantai di selatan Yogya. Dari dulu waktu SD sampe kuliah, saya tahunya cuma Pantai Parangtritis. Tiap kali nanya sama orang asli Jogja di madura, pas gw tanyain pantai lain selain pantai parangtritis, mereka ga ngeh. Pantai Parangtritis emang paling Populer diLanjutkan membaca “Pantai Baron – Indrayanti : Jogja — Jewel of Asia”

Beri peringkat:

Goa Pindul dan River Tubing di Kali oYo : Jogja — The Jewel of Asia

Kereta Ekonomi tiba pukul 07.35 di Stasiun Lempuyangan. Telat 5 menit dari jadwal kedatangan. Bismillahhirrahmanirrahim. Saya melangkah keluar dari gerbong kereta. Sambil menanti jemputan sahabat baik saya dari sleman, saya mencoba menyeruputi teh hangat di salah satu kedai kopi di luar stasiun. Alhamdulillah nikmatnya teh ini Tuhan” Ucap saya dalam hati sambil menghirup aroma teh.Lanjutkan membaca “Goa Pindul dan River Tubing di Kali oYo : Jogja — The Jewel of Asia”

Beri peringkat:

Sore di Curug Luhur (Jalan-jalan ke Puncak part 4)

Abis dari Pura Parahyangan, kita pengen ngelanjutin lagi jalan jalannya ke curug-curug yang berdekatan dengan pura ini. Kata temen saya ada curug yang dekat pura yaitu curug cigamea, curug nangka dan curug luhur. Dan yang recomended adalah curug nangka dan curug cigamea. Tapi sayangnya dari Pura menuju jalan raya utk mencari angkot harus mesti naikLanjutkan membaca “Sore di Curug Luhur (Jalan-jalan ke Puncak part 4)”

Beri peringkat:

Pura Parahyangan : Kedamaian Tingkat Dewa (Jalan-Jalan ke Puncak Part 3)

  Hari minggu pagi saya balik ke bogor dari jakarta. Awalnya saya berencana ke Pekan raya Jakarta (PRJ). Tapi berhubung saya sudah beli hape di roxy hari sabtunya, sepertinya shoping di PRJ bakal membuat kantong dompet saya semakin menipis. Apalagi teman2 diklat di bogor yang awalnya hari minggu mau nonton PRJ justru membatalkan acaranya denganLanjutkan membaca “Pura Parahyangan : Kedamaian Tingkat Dewa (Jalan-Jalan ke Puncak Part 3)”

Beri peringkat:

Temple Of Heaven Surabaya

Pengen ke cina?? tp bujet minim. Tidak perlu risau. Di Surabaya, kalo kamu mau ngeksplor, banyak lho tempat wisata yang membuat kamu serasa bertualang ke negeri China. Mungkin sensasinya beda. Tidak seperti berasa di negeri panda. Tetapi Setidaknya bisa memuaskan dahaga kamu yang suka dengan dunia yang berbau oriental. Di kenpark alias Kenjeran Park adaLanjutkan membaca “Temple Of Heaven Surabaya”

Beri peringkat:

Berkunjung Ke Makam Bung Hatta

Tidak pernah terpikirkan dari diri saya bahwa makam bung hatta terletak di TPU Tanah Kusir. Hingga sebuah penemuan tak sengaja ketika mata saya menangkap dari luar jendela metromini yang saya tumpangi-sebuah bangunan bergaya minang tampak mencolok di antara padatnya makam-makam umum. “Eh itu bangunan apa?Kok unik” celetuk saya kepada teman yang duduk di sebelah saya.Lanjutkan membaca “Berkunjung Ke Makam Bung Hatta”

Beri peringkat:

Taman Eden Jakarta : Situlembang – Menteng – Suropati

Berhubung tinggal sehari lagi gw di jakarta, gw sama teman2 coba puas-puasin dulu sebelum hengkang dari jakarta. Dan kali ini destinasi yang gw tuju adalah taman kota. Kenapa taman kota? gw juga gak ngerti kenapa pilih ini hihi. Padahal seumur-umur tinggal di jakarta, banyak lho destinasi yang belum gw kunjungi. pulau seribu aja belum pernah.Lanjutkan membaca “Taman Eden Jakarta : Situlembang – Menteng – Suropati”

Beri peringkat:

Trowulan : A Misty Wonderland (Part 2)

Setelah keluar dari pintu masuk Gapura Wringin Lawang, destinasi berikutnya menuju Museum Trowulan. Di pintu keluar Gapura wringin ada Patung Gajah yang menurut mitologi hindu adalah Patung Ganesha. Dewa Ilmu pengetahuan. Setelah tanya dengan warga sekitar mengenai transportasi ke Museum Trowulan, saya disuruh naik angkot dan cukup bayar duit 1000 rupiah. Masih 1 km lagiLanjutkan membaca “Trowulan : A Misty Wonderland (Part 2)”

Beri peringkat:

Trowulan : A Misty Wonderland

Jam 6 pagi, bus Mira AC tarif biasa yang saya tumpangi memasuki kawasan wisata arkeologi trowulan. Awalnya ketika sedang menunggu bus, saya sempat ragu menaiki bus ini. Karena di jendela bus terpampang nyata tulisan AC dan di sampingnya tertulis tarif biasa. Keraguan ini muncul karena takutnya bus ini adalah sejenis bus patas yang biasa mematokLanjutkan membaca “Trowulan : A Misty Wonderland”

Beri peringkat:

Trowulan : A wonderful Archeological Park of Majapahit Kingdom

Tiket kereta Majapahit dalam genggaman. Kali ini saya berangkat melalui jalur yang  berbeda. Setiap kali pulang kampung, saya biasa menggunakan kereta Jalur Lintas Utara. Dan ini adalah kali ketiga saya lewat jalur selatan. Begitu membaca tulisan “Majapahit” dalam tiket yang baru saya cetak di kedai internet dekat kampus, tiba-tiba terbit ide untuk backpacking menjelajah kotaLanjutkan membaca “Trowulan : A wonderful Archeological Park of Majapahit Kingdom”

Beri peringkat:

Kelenteng Seputar Singkawang : Ji Gong Temple (1)

Ji Gong. Begitu Orang Singkawang menyebutnya. Lokasinya cukup tersembunyi. Jauh dari keramaian kota dan agak terpelosok. Ji Gong Temple terletak di Jalan Sagatani Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang. kalo dilihat, Ji Gong sekilas menyerupai sebuah kelenteng. Padahal sebenarnya Ji gong adalah sebuah Vihara, tempat suci umat agama budha. Di Singkawang sendiri agak susahLanjutkan membaca “Kelenteng Seputar Singkawang : Ji Gong Temple (1)”

Beri peringkat:

Sejuta Pesona Pulau Randayan : Dalam sebuah Kenangan (2008)

Entah malaikat mana yang merasuki bapak kos, tiba-tiba dia mengajak saya ikutan di acara family gathering-nya di Pulau Randayan. Saya langsung mengiyakan penawaran tersebut. Jujur saja ini tidak terduga. Seminggu sebelumnya, saya sempat membaca artikel perjalanan di Radar Pontianak Post yang waktu itu meliput 3 ekspedisi pulau di kalbar yaitu Pulau Randayan, Pulau Lemukutan, danLanjutkan membaca “Sejuta Pesona Pulau Randayan : Dalam sebuah Kenangan (2008)”

Beri peringkat:

Planetarium Jakarta : Wisata Astronomi Yang Terlupakan

Bintang di langit Kerlap kerlip engkau disana Memberi cahanya di setiap insan Malam yang dingin Kuharap engkau datang Memberi kerinduan di sela mimpi mimpinya Lantunan lagu salah satu grup band Air berjudul “bintang” di youtube kembali mengusikku. Suara intro yang dinyanyikan seorang bocah seolah menghipnotis saya untuk membuat sebuah postingan. Sudah lama saya tidak membuatLanjutkan membaca “Planetarium Jakarta : Wisata Astronomi Yang Terlupakan”

Beri peringkat:

Jembatan Kota Intan : Another Indonesia’s Drawbridge

2 minggu yang lalu saya sempat short trip ke Kota Tua. Salah satu destinasi yang saya tuju  adalah Jembatan Kota Intan dan Museum Wayang. Dua tempat ini memang belum saya sambangi meski sudah 4 kali saya kesini (Kota Tua). Dulu pas kesini, museum wayang sudah tutup gara2 saya telat masuknya. Karena kelamaan leyeh2 di museumLanjutkan membaca “Jembatan Kota Intan : Another Indonesia’s Drawbridge”

Beri peringkat:

Keanggunan Bunga Mei Hwa di Kota Singkawang

Salah satu hal yang menarik bagi saya ketika perayaan imlek tiba adalah Bunga Mei Hwa di Kota Singkawang. Awalnya saya mengira bunga ini adalah bunga Sakura. Karena bila dilihat, sepintas memang mirip bunga sakura. Pemandangan ini saya dapatkan di Hutan mei Hwa di Stadion Kridasana Singkawang. Waktu itu saya gak ngeh kalo bunga ini adalahLanjutkan membaca “Keanggunan Bunga Mei Hwa di Kota Singkawang”

Beri peringkat:

Jalan Jalan ke Semarang (Part 4)

Setelah sejam di kelenteng Sam Po Kong, akhirnya saya melanjutkan perjalanan lagi menuju Kota Tua Semarang. Setelah tanya orang-orang akhirnya saya naik bus terus turun di terminal apa gitu. Saya agak lupa karena cerita perjalanan ini sudah setahun yang lalu. Setelah naik bus kota, ganti lagi dengan angkot untuk menuju kawasan kota Tua. Hari sudahLanjutkan membaca “Jalan Jalan ke Semarang (Part 4)”

Beri peringkat:

Jalan Jalan ke Semarang (Part 3) : Kelenteng Sam Poo Kong : Antara Toleransi dalam Harmoni

Jam masih menunjukkan 10 siang ketika saya keluar dari Lawang Sewu. Masih ada 3 tempat wisata lagi yang harus saya kunjungi dalam 1 hari ini. Kelenteng Sam Po Kong, Kota Tua Semarang dan Masjid Agung. Setelah bertanya kepada beberapa orang yang saya temui di trotoar, akhirnya saya memutuskan naik taksi menuju Kelenteng Sam Po Kong.Lanjutkan membaca “Jalan Jalan ke Semarang (Part 3) : Kelenteng Sam Poo Kong : Antara Toleransi dalam Harmoni”

Beri peringkat:

Dieng, Negeri Di Atas Kawah (Part 2)

Setelah petualangan mendaki bukit sikunir, perjalanan kami dilanjutkan lagi menuju Telaga Warna. Selama perjalanan, Di dalam mobil saya melihat ada beberapa daratan dieng yang tampak berasap. Rupanya daratan berasap ini adalah kawah-kawah yang muncul di permukaan bumi dataran Tinggi dieng. Di sepanjang tepi jalan, tampak begitu banyak pipa-pipa yang memanjang hingga akhirnya saya sadari bahwaLanjutkan membaca “Dieng, Negeri Di Atas Kawah (Part 2)”

Beri peringkat:

Singkawang : Oriental Taste of Chinatown

Besok adalah malam perayaan tahun baru cina atau Imlek, begitu orang cina menyebutnya. Kalo mendengar Imlek, saya jadi terkenang dengan kota Singkawang. Salah satu Kota menawan di Provinsi Kalimantan Barat. Kota yang pernah mengisi ruang di satu lembaran hidup saya. Salah satu kenangan yang paling membekas dalam ingatan saya adalah menyaksikan perayaan tahun baru ImlekLanjutkan membaca “Singkawang : Oriental Taste of Chinatown”

Beri peringkat:

Kidung Anak Pulau

“Ma, mau kemana?” Tiba-tiba minggu pagi itu Mama sudah siap dengan travel bagnya. Seperti hendak berpergian jauh. “Mama ada acara di Surabaya. Ada pelatihan dua hari bagi bidan-bidan di seluruh kabupaten sumenep. Baik-baik yah sama papa di rumah. Kalau lapar minta uang sama papa”. “Hah? Mana undangannya mama!! Indra boleh ikut?” “ Gak boleh sayang.Lanjutkan membaca “Kidung Anak Pulau”

Beri peringkat: